PASUKAN MARINIR 1

DANYONMARHANLAN IV IKUTI PRESS RILIS PANGKOARMADA I KEBERHASILAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN NARKOTIKA

Ditulis Oleh Admin

Rabu, 26 Februari 2025

Dibaca 543x

TNI AL, Dispen Kormar, Pasmar 1. Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Batam, mengikuti Press rilis bersama Pangkoarmada I dengan Danlantamal IV Batam terkait Gagalkan Penyelundupan Narkotika di wilayah kepulauan riau, bertempat di Mako Lantamal IV Batam. Rabu (26/02/2025). 


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Panglima Armada I Laksamana Muda TNI Dr. Yoos Suryono H., M.Tr.(Han)., M.Tr.Opsla., dengan didampingi Komandan Lantamal IV Batam Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr. Opsla, dan dihadiri oleh Asops Pangkoarmada I, Asops Danlantamal IV, Asintel Danlantamal IV, Danyonmarhanlan IV, perwakilan Polda Kepri, Kajari Batam, dan Kepala BNN Batam.


Kejadian tersebut berawal dari informasi masyarakat kepada Tim F1QR Lanal Tanjung Balai Karimun, kemudian dengan response cepat dilakukan pengejaran oleh Tim F1QR dan didapati barang bukti empat tas yang berisi 48 bungkus narkotika jenis ekstasi sebanyak 60.000 butir, dan juga setelah di periksa 3 orang warga sipil tersebut merupakan kurir dari Malaysia menuju ke perairan Indonesia melalui Tanjung Batu (Tanjung Balai Karimun), setelah itu ke tiga warga sipil tersebut diamankan di Mako Lanal Tanjung Balai Karimun untuk diperiksa lebih lanjut dan setalah itu dilakukan koordinasi dengan pihak terkait dan kemudian dilakukan Press rilis di Mako Lantamal IV Batam.


Selanjutnya, Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Batam, Mayor Marinir Andi Arif Mangkubumi, S.IP menyampaikan keberhasilan oleh Tim F1QR ini terkait menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika ini merupakan perintah tegas dan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, untuk memerangi penyelundupan dan peredaran Narkotika yang mana menindak lanjuti perintah dari Presiden Republik Indonesia Bpk. Prabowo Subianto, untuk memberantas peredaran Narkotika di wilayah Indonesia, untuk menyelamatkan Masyarakat Indonesia dari bahaya Narkotika. Pungkasnya.

Kategori

Umum
Apakah informasi ini bermanfaat?
Berikan Komentar

Komentar

Belum ada komentar