PASUKAN MARINIR 1
Ditulis Oleh Admin
Selasa, 26 Agustus 2025
Dibaca 404x
TNI AL, Dispen Kormar, Pasmar 1 (Jawa Barat). Prajurit Batalyon Infanteri 4 Marinir (Yonif 4 Marinir) melaksanakan materi perang jarak dekat (PJD) dalam rangkaian Latihan Super Garuda Shield 2025 yang digelar di PMPP, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/08/2025).

Materi perang jarak dekat ini bertujuan untuk melatih naluri tempur prajurit dalam menghadapi lawan pada jarak rapat dengan teknik bertahan maupun menyerang. Latihan mencakup pertempuran menggunakan senjata perorangan, bayonet, hingga teknik tangan kosong yang disimulasikan dalam berbagai skenario pertempuran perkotaan maupun hutan.
Dengan semangat juang tinggi, prajurit Yonif 4 Marinir menunjukkan ketangkasan dan keberanian dalam setiap simulasi pertempuran. Gerakan cepat, tegas, dan penuh konsentrasi menjadi kunci dalam melaksanakan materi PJD, sesuai dengan semboyan prajurit Korps Marinir yang selalu siap tempur di segala medan.
Di tempat lain, Komandan Batalyon Infanteri 4 Marinir (Danyonif 4 Marinir) Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto M.Tr.Opsla., Menegaskan bahwa latihan perang jarak dekat (PJD) merupakan salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit infanteri.
Materi ini penting untuk mengasah ketangguhan fisik, mental, dan keberanian prajurit dalam menghadapi kontak senjata jarak dekat. Selain itu, pelaksanaan dalam latihan Super Garuda Shield menjadi sarana bagi prajurit untuk menambah pengalaman sekaligus meningkatkan interoperabilitas dengan pasukan negara sahabat, ujarnya.

Latihan multinasional Super Garuda Shield 2025 melibatkan TNI dan negara mitra strategis, yang bertujuan memperkuat kerja sama pertahanan serta meningkatkan kemampuan tempur dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan.
Kategori
LatihanBelum ada komentar