PASUKAN MARINIR 1
Profil Komandan BATALYON ARTILERI PERTAHANAN UDARA 1 MARINIR
LETKOL MARINIR YEYEN TUHARDI, S.A.P., M.M.SC
KOMANDAN BATALYON ARTILERI
PERTAHANAN UDARA 1 MARINIR
Seiring dengan kemajuan jaman dan teknologi maka peralatan militer yang ada juga semakin modern. Perang diberbagai belahan dunia selalu diawali dengan serangan pesawat udara untuk melumpuhkan dan menghancurkan obyek vital di negara lawan termasuk di dalamnya untuk menghancurkan instalasi militer. Pesawat tempur merupakan sarana yang paling efektif dan cepat dalam penghancuran sasaran pada jarak yang cukup jauh.
Pada perang dunia I dan perang dunia ke II masih digunakan pesawat kecil dengan menggunakan baling-baling dengan kecepatan rendah namun dalam era modern seperti sekarang ini pesawat yang digunakan adalah pesawat tempur jenis jet dan mempunyai kecepatan melebihi 2 kali kecepatan suara.
Mengingat betapa berbahayanya serangan udara maka perlu adanya upaya mengatasi serangan udara baik secara aktif maupun pasif. Tindakan aktif antara lain dengan mengerahkan pesawat tempur sergap (TS) untuk melaksanakan perang lawan udara dan melaksanakan pertahanan udara dengan menggunakan peluru kendali dan meriam anti pesawat udara.
Korps Marinir merupakan pasukan pendarat ampibi yang bertugas membentuk tumpuan pantai dalam operasi selanjutnya rawan sekali terhadap serangan udara. Syarat mutlak operasi ampibi adalah keunggulan udara dan laut harus di tangan kita. Untuk mendapatkan keunggulan udara maka dilaksanakan operasi udara dengan mengerahkan pesawat tempur untuk melaksanakan operasi dengan mengusir, menghalau dan menembak jatuh pesawat tempur musuh di udara dan melaksanakan pertahananan udara terhadap pesawat udara musuh yang berhasil lolos dari sergapan pesawat tempur kita serta memasuki wilayah kita.
Untuk itu dipandang sangat penting bagi Korps Marinir untuk membentuk satuan artileri pertahanan udara yang mampu menjamin lancarnya operasi ampibi dengan pertahanan udara sebagai payung udara lokal disamping payung udara nasional yang dikoordinir oleh Kohanudnas beserta dengan unsur-unsurnya yaitu pesawat tempur sergap (TS), Radar, Meriam Arhanud dan Peluru kendali.
PERKEMBANGAN ORGANISASI PERIODE TAHUN 1960 S/D 1975
Tahun 1963.
Skep Panglima Komando no. 5200. Berdasarkan surat keputusan diatas maka 1 (satu) batalyon Armed Pasinko yang ada di Karang Pilang Surabaya dipecah menjadi 2 (dua) bagian yaitu Batalyon Artileri Medan (Armed) dan Batalyon Artileri Sasaran Udara (ARSU). Pemisahan batayon ini dimaksudkan untuk membentuk batalyon baru yaitu Batalyon ARSUKO dengan kekuatan personel satu Batalyon 3-9– 85 ( 97 ) tanpa dilengkapi dengan material tempur/alut sista.
Skep Panglima Komando no. 5401. tanggal 28 Mei 1963. Merupakan surat keputusan yang ditanda tangani oleh Panglima KKo Brigjen KKo HERMAN BOEDOJO mendasari berdirinya Batalyon Arsuko dan pemberian Bendera/tunggul Kesatuan. Skep ini mulai berlaku pada tanggal 25 Agustus 1964. Adapun isi dari Skep ini adalah sebagai berikut:
- Meresmikan terbentuknya dan berdirinya Batalyon Artileri Sasaran Udara 57 mm Korps Komando Angkatan Laut.
- Kepada Batalyon Artileri sasaran udara Korps Komando Angkatan Laut diberikan Bendera Kesatuan (seperti tercantum pada lampiran surat keputusan Panglima Korps Komando angkatan Laut tanggal 12 Desember 1963 no. 10520. 2) sebagai lambang menggantungkan kepercayaan dalam menunaikan tugas dan pengabdiannya kepada negara dan bangsa.
- Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal 25 Agustus 1964
Dasar skep Panglima Korps Komando no. 5401.5 tanggal 22 Agustus 1964 Tentang peresmian berdirinya Batalyon Arsu 57 mm. Berdasarkan surat keputusan ini maka secara resmi diresmikan secara simbolis Batalyon Artileri Sasaran Udara Korps Komando Angkatan Laut (ARSUKO) oleh Panglima KKO pada tanggal 25 Agustus tahun 1964 dengan Komandan batalyon pertama Mayor KKo Prawoto. Batalyon Arsuko yang baru dibentuk mempunyai anggota sebanyak 97 orang dengan rincian 3 orang Perwira, 9 orang Bintara dan 85 orang Tamtama. Serta dilengkapi dengan meriam PSU 57 mm S-60 sebanyak 18 pucuk, pesawat radar SON-9 sebanyak 3 unit dan pesawat pengatur tembak PUAZO 6-60 sebanyak 3 unit.
Untuk memberikan dasar pengetahuan dan pelayanan material maka secara bertahap para anggotanya dididik di sekolah Artileri angkatan darat yang berada di karangploso Malang Jawa Timur serta dididik di sekolah artileri angkatan laut (SARTAL) yang berada di Surabaya dengan kecabangan Artileri Sasaran Udara. Disamping pendidikan dalam negeri maka dikirimlah beberapa Perwira dan Bintara ke luar negeri untuk mempelajari senjata secara mendetail di negara pembuatnya.
Tahun 1965
Dasar skep Panglima Korps Komando no. 5401.2 tanggal 27 april 1965 tentang pembentukan 3 baterai meriam 57 mm ( P,Q dan R ) dan 1 baterai 12,7 mm ( O ) di dalam wadah Batalyon Arsu Pasinko. Berdasarkan surat keputusan tersebut diatas maka organisasi dibawah Batalyon terdiri dari 3 (tiga) Baterai gempur yaitu Rai “P”, Rai “Q”dan Rai “R” dengan senjata meriam PSU 57 mm s-60 serta 1 (satu) Baterai “O” dengan senjata 12,7 mm.
Tahun 1970
Dasar Tgm Pangko tw. 230037 z / Feb / 70, tw. 280300 z / Feb / 70 peleburan baterai gempur P, Q, dan R menjadi baterai gempur A, B, dan C dalam rangka reorganisasi
Tahun 1971
Dasar memo Danyon Arhanud no. memo 20 / ARH / VII / 71 tanggal 12 Juli 1971. baterai gempur A, B, dan C di lebur menjadi baterai A dan B dalam rangka Regrouping.
Tahun 1973
Dasar skep ksal no. 5401.15 / VII / 73 tanggal 12 Juli 1973, 1 baterai di aktifasikan , sehingga oraganisasi satuan Arhanud terdiri dari 1 baterai markas dan 1 baterai gempur.
Periode tahun 1975 s/d 2014
Tahun 1977
Berdasarkan Skep KSAL dan Dankormar no. skep / 01 / I / 77 tanggal 25 Januari 1977. Perubahan kedudukan kesatuan Arhanud dari unsur Pasmar Arma di bawah armada RI menjadi komando pelaksana korps marinir dengan DSP terdiri 1 baterai markas di tambah pemeliharaan dan 3 baterai gempur.
Tahun 1979
Perubahan kolak Kormar menjadi Satlak Menbanpurmar oleh Dan Kormar pada tanggal 17 mei 1979.
Tahun 1981
Terbentuknya Baterai Gempur C Arhanud BP Brigif-2 Mar
Tahun 1997
Perubahan nama menjadi Baterai Gempur C BP Brigmar BS
Tahun 2003
Perubahan nama menjadi Detasemen Artileri yang terdiri dari 1 Baterai Arhanud dan 1 Baterai Armed
Tahun 2004
Terbentuknya Batalyon Arhanud -2 mar di bawah kolak Resimen Artileri – 2 Mar
Pada tahun 1999 untuk menambah kekuatan, satuan arhanud di lengkapi dengan kendaraan BVP – 2 dan rudal al 1. Tahun 2001 berdasarkan skep Panglima TNI no. r / 2208 / 16 / 01 tanggal 23 Januari 2001, persetujuan pembentukan pasmar I / surabaya, perubahan kolak Menbanpurmar menjadi Menart Mar di bawah Pasmar 1, sehingga organisasi satuan Arhanud terdiri dari 1 Baterai Markas dan 3 Baterai Gempur.
Dengan berkembangnya TNI AL termasuk didalamnya pemekaran tugas dan fungsi Korps Marinir, berdasarkan Skep Kasal No. Skep / 08 / III / 2001 tanggal 12 Maret 2001 Resimen Bantuan Tempur Korps Marinir dimekarkan menjadi Resimen Artileri dan Resimen Kavaleri serta Batalyon Taifib berada dibawah Komando Pasmar – 1. Batalyon Arhanud sendiri berada dibawah komando Resimen Artileri dengan komposisi tetap 3 Baterai gempur yaitu Rai A, Rai B dan Rai C berada di Surabaya, sedangkan Rai Arhanud yang semula BP Brigif – 2 Marinir dilebur kedalam organisasi Brigmar BS dibawah komando Detasemen Artileri.
Kemudian berdasarkan Skep Kasal No. Skep / 03 / II / 2004 tanggal 13 Februari 2004 tentang Likuidasi Brigmar BS dan Pembentukan Pasmar – 2, maka terbentuklah Organisasi Resimen Artileri -2 Marinir dibawah komando Pasmar – 2 yang membawahi Yon Howitzer – 2 Mar, Yon Roket – 2 Mar dan Yon Arhanud – 2 Mar.
Komposisi Organisasi Yon Arhanud – 2 Mar yaitu terdiri dari 1 Mayon, 1 Raima, dan 3 Rai Pur. Rai Pur A dengan kesenjataan Meriam 37 mm, Rai Pur B dengan kesenjataan Meriam GS BVP-2 dan Rai Pur C dengan kesenjataan Rudal Strella AL-1.
Tahun 2018
Perubahan berdasarkan Peraturan Kasal no 23 Tahun 2018 tentang perubahan nama satuan di jajaran Pasmar 1, Pasmar 2, dan Brigif 4 Marinir, Sehingga yang semua Batalyon Arhanud 2 Mar berubah menjadi Batalyon Arhanud 1 Marinir
DHARMA BHAKTI
1. Tahun 1964 – 1967 Operasi Dwikora di Kaltim dan Satgas Bhirawa, Dipimpin oleh Letkol KKO K. Soemadi sebagai Komandan Brigrat I yang menduduki perbatasan Kalimantan Timur / KOLATARA.
2. Tahun 1966 Penumpasan G. 30 S. PKI di Jawa dan Kepulauan Riau
3. Tahun 1968 Operasi Garbaya dalam rangka pam kota
4. Tahun 1971 Pam Pemilu di Madiun dan Pasuruan
5. Tahun 1971 Operasi GT. 11.2 dan GT. 17.2 keamanan wilayah perairan Indonesia.
6. Tahun 1972 Operasi gugus Eskader 1 barat, Keamanan perairan indonesia
7. Tahun 1973 Operasi GT. 23.10 keamanan wilayah Indonesia.
8. Tahun 1975 Operasi Seroja di Timor – Timor yang tergabung dalam Pasmar 2,5,6,7,9 dan 10
9. Tahun 1977 Pam pemilu dan SU MPR
10. Tahun 1979 Kontingen garuda VII di daerah gurun sina Timur tengah dengan Komandan Kontingen Kolonel Inf Atmanto.
11. 13 Nop 1979 Satgas / laksusda Kaltim di Tarakan
12. Tahun 1985 Operasi gt, 551 keamanan wilayah perairan indonesia
13. 30 januari 1985 operasi gt. 72 pam wil barat dan perairan Indonesia.
14. Tahun 1986 Satgas gurun di timor timur
15. Nopember 1987 Pam taksung di NTT / Kupang.
16. Tahun 1987 Satgasi gurun di Timor –Ttimur
17. 27 april 1992 Pam taksung di NTT / Kupang
18. Tahun 1995 Satgas Rencong Sakti ke
19. Tahun 1986 Satgas Rencong Sakti ke
20. Tahun 1997 Pam taksung pemilu 1997
21. Tahun 1998 Pam SU MPR di Jakarta
22. Tahun 1999 Satgas PPRM Ambon
23. Tahun 2000 Satgas Rencong Sakti ke Satgas Mar Ambon/Morotai
23. Tahun 2001 Satgas Rencong Sakti XVI di Aceh
24. Tahun 2002 Satgas Rencong Sakti XVII di Aceh
25. Tahun 2003 Satgas Rencong Sakti XX / PPRC TNI Satgas Rencong Sakti XX Aceh
26. Tahun 2004 Satgas Mupe II di NAD Satgas TMMD Aceh 2004
27. Tahun 2005 Satgas Mupe III NAD Satgas Rencovery NAD
28. Tahun 2009 – 2010 Satgas Lebanon FHQSU TNI KONGAXXVI-B1 UNIFIL Satgas Lebanon FP COY XXVI-B2/UN.
29. Tahun 2010 – 2011 Satgas Lebanon Yon Mek UNIFIL XXIII-E
30. Tahun 2011 – 2012 Satgas Lebanon Yon Mek UNIFIL XXIII-F, Satgas Puter XI Wilayah Barat.
31. Tahun 2011 – 2012 Satgas Lebanon Yon Mek UNIFIL XXIII-F, Satgas Puter XI Wilayah Barat, Satgas Puter XII Wilayah Timur.
32. Tahun 2012 – 2013 Satgas Lebanon Yon Mek UNIFIL XXIII-G, Satgas Puter XIII Wilayah Timur, Satgas Puter XIV Wilayah Timur, Satgas Puter XV Wilayah Timur.
33. Tahun 2013 – 2014 Satgas Lebanon Yon Mek UNIFIL XXIII-H, Satgas Puter XVI Wilayah Barat
34. Tahun 2014 - 2015 Satgas FPC Konga UNIFIL XXVI-H, Satgas Yonmek TNI KONGA XXIII-I
35. Tahun 2015 – 2016 Satgas Yonmek TNI KONGA XXIII-I, Satgas Yon Komposit TNI KONGA XXXV-A UNAMID
36. Tahun 2016 – 2017 Satgas Yonmek TNI KONGA XXIII-J, Satgas Yon Komposit TNI KONGA XXXV-B UNAMID, FPC XX H-2
37. Tahun 2017 – 2018 Satgas Yonmek TNI KONGA XXIII-K, Satgas Puter XIX, Satgas Kemanusiaan PRCPB Lombok Utara
38. Tahun 2018 – 2019 Satgas Yonmek TNI KONGA XXIII-L , Satgas Indo RDB Monusco, Satgas Puter XX, Satgas Kemanusiaan PRCPB Palu Sulawesi Tengah
39. Tahun 2019 – 2020 Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-M, Satgas Kizi Car XXXVII-B Kongo, Satgas Manokwari 2019, Pam Pemilu 2019
40. Tahun 2020 – 2021 Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-N, Satgas RDB Kongo XXXIX-B, Satgas Natuna I 2020
41. Tahun 2021 – 2022 Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-O, Satgas Puter XXI Marwilbar, Satgas Natuna II 2021
42. Tahun 2022 – 2023 Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-D, Satgas FPC XXXXVI-N2 UNIFIL Lebanon, Satgas Natuna III 2022
43. Operasi Bhakti TNI Masuk Desa : III, IV, VII, IX, XI, XIII, XIV, XV, XVI, XXV, XXIX, XXX, XXXVI, XLIV, LI, LIL, LIIL, LIX.
KOMANDAN BATALYON ARHANUD 1 MARINIR DARI MASA KE MASA
1. Periode tahun 2003 s/d 2004 (Pater) Kapten Mar Idha M Basri NRP 13400/P
2. Periode Desember 2007 s / d Desember 2009 Letkol Mar Budiarso NRP 10427/P
3. Periode Desember 2009 s / d Desember 2011 Letkol Mar Encep Wahyu Gumelar NRP. 11461/P
4. Periode Desember 2011 s / d Juli 2013 Letkol Mar Ili Dasili NRP 12735/P
5. Periode Juli 2013 s / d April 2014 Letkol Mar Bambang Sudianto NRP 12735/P
6. Periode April 2014 s / d 2016 Letkol Mar Idha M Basri NRP 13400/P
7. Periode Januari 2016 s / d 2017 Letkol Mar Istefanus Ginting NRP 14466/P
8. Periode Juli 2017 s / d 2017 Letkol Mar Sabprowanto NRP 15544/P
9. Periode Desember 2017 s / d 2018 Letkol Marinir Kadar Budyono, M.Tr.Hanla NRP 15559/P
10. Periode Desember 2018 s / d 2019 Letkol Marinir Aminuddin, M.Tr.Hanla., M.M. NRP 14447/P
11. Periode Desember 2020 s / d 2022 Letkol Marinir Muh. Ilham, M.Tr.Hanla., M.M. NRP 15054/P
12. Periode Februari 2022 s / d 2024 Letkol Marinir Faizal Imam Muharam NRP 16661/P
13. Periode Februari 2024 s / d 2026 Letkol Marinir Verdian, S.Hub.Int.,M.Tr.Opsla NRP 18313/P
14. Periode 2026 s / d sekarang Letkol Marinir Yeyen Tuhardi, S.A.P., M.M.Sc