PASUKAN MARINIR 1
Profil Komandan BATALYON TANK AMFIBI 1 MARINIR
LETKOL MARINIR I WAYAN AGUS PARYANA, M.TR.OPSLA
KOMANDAN BATALYON TANK
AMFIBI 1 MARINIR
Pada tahun 1952 Kesatuan Amfibi
KKO (Kesamko) terbentuk di Kesatrian KKO Semarung, Pada Tahun 1958-1959 satuan
Kavaleri mengalami pengembangan Organisasi dengan penambahan personel 1 peleton
ex rekrut ke VI, serta penambahan material berupa 16 buah Amfibi Traktor Star
Mayor, 8 buah Kendaraan Amfibi roda ban dan 16 buat LCVT kayu, Pada tahun 1960
Kesatrian ujung dipecah menjadi 2 yaitu Kesatrian Amfibi ujung dan Kesatrian
Amfibi PPAKO.
Pada
tahun 1961 pengembangan organisasi kembali adanya penambahan personel dan
material yaitu personel dari hasil rekrut ke VIII sebanyak 60 orang dan
material tempur ex Uni Soviet yaitu PT-76 dan BRDM, Pada tahun 1962 satuan
Kavaleri melasanakan pengembangan organisasi dengan membentuk Batalyon-batalyon
sekaligus sebagai persiapan operasi Trikora, maka berdirilah pasinko karang
pilang dengan satuan dibawahnya Batalyon Tank Amfibi KKO AL, Batalyon Panser
Amfibi KKO AL, dan Batlyon Sekrat KKO AL, penambahan personel dari ex rekrut IX
ex wamil, ex Sekasus dan ex Secakop, masi ada satuan-satuan Kavaleri KKO yang
lain diantaranya Satuan Tank pusat Senajat bantuan, Detasemen Panser Kowiltim,
Detasemen Panser Maritim IV, Datasemen Panser Kowilbar serta Yontankfib
Paskoarma atau induk Batalyon Tank Amfibi.
Pada
tahun 1969 bedasarakan kebijakan pimpinan KKO pada waktu itu, diadakan
penyesuaian organisasi dalam Korps Komando AL, nama Yontankfib dirubah menjadi
satuan Tank Amfibi, Pada tahun 1973 dengan instruksi Nomor : IN / 23 / X /1973
adanya perubahan dalam organisasi, Satuan Tank Amfibi menjadi Satuan Kavaleri
bermotor, Pada tahun 1979 terbentuklah resimen-resimen di Korps Marinir dimana
Batalyon Tank berada dibawah Resimen Bantuan Tempur Korps Marinir, Pada tahun
1988 kendaraan tempur tank PT-76 diupgrade ole PT Api di Cileungsi Bogor
menjadi Tank PT-76 (M), Pada tahun 2001 perubahan organisasi dilingkungan korps
Marinir.
Menbanpur Mar dibagi menjadi 2 Resimen yaitu
Resimen Kavaleri 1 Marinir di Surabaya, Resimen Kavaleri 2 Marinir di Jakarta,
Yontankfib 2 Marinir masuk menjadi bagian Kavaleri 2 Marinir, Pada tahun 2002
jajaran Yontankfib Marinir menirma tambahan Ranpur BTR 80 A sebanyak 12 unit,
Pada tahun 2010 pemesanan BMP 3F pada tahun 2008 dan tiba di indonesia sebanyak
17 unit, Pada tahun 2014 pemesanan ulang BMP 3F pada tahun 2013 dan tiba di
indonesia sebanyak 37 unit, Pada tahun 2018 bedasarkan perkasal No. 18/2018 tanggal
09 Mei 2018 tentang Validasi organisasi Korps Marinir sehingga Yontankfib 2 Mar
berubah penyebutan menjadi Yontankfib 1 Mar.