PASUKAN MARINIR 1
Profil Komandan RESIMEN ARTILERI 1 MARINIR
KOLONEL MARINIR AMINUDDIN, M. Tr. Hanla., MM
Komandan Resimen Artileri 1
Marinir
Artileri secara umum merupakan sebutan untuk kesenjataan (persenjataan) yang berupa senjata-senjata berat jarak jauh beserta pasukan pengawaknya meliputi medan darat maupun anti udara. Dalam suatu pertempuran, artileri sangat dibutuhkan untuk membantu pasukan infanteri yang berada di garis depan. Artileri hadir dalam tubuh Korps Marinir sejak tahun 1961 “BALASANGGHA DANURGRAHA” adalah semboyan Resimen Artileri 1 Marinir yang profesional ini memiliki arti kesatuan tempur yang kuat dan besar tanggung jawabnya serta memiliki kecerdikan, kecerdasan, kewaspadaan, ketelitian dan kecermatan yang tinggi, memiliki keberanian dan semangat yang menggelora serta berperilaku yang baik dalam berjuang dan bertugas melindungi Tanah Air dan Bangsa. Guna melengkapi unsur-unsur di tubuh Korps Marinir yang sebelumnya disebut Korps Komando TNI-AL (KKO-AL) maka pada tahun 1961 dibentuk Batalyon Artileri Bantuan Dekat dengan struktur organisasi dibawah Pasukan Induk Komando (PASINKO) yang berkedudukan di Ksatrian Marinir SUTEDI SENAPUTRA Karangpilang, Surabaya berdasarkan Surat Keputusan Komandan Korps Komando dengan nomor Skep/57/KP/KKO/1961 tanggal 10 April 1961 dengan susunan organisasi sebagai berikut :
a. Markas dan Baterai Markas.
b. Baterai Mortir 120 mm dengan kekuatan 8 pucuk.
Dengan dibentuknya Batalyon Artileri Bantuan Dekat yang secara struktural di bawah Pasukan Induk Komando (PASINKO) yang berkedudukan di Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra Karangpilang, Surabaya. Yaitu Batalyon Armed Marinir dan Batalyon Arhanud Marinir yang berada dibawah komando Resimen Bantuan Tempur Korps Marinir dengan komposisi 3 Baterai (2 Baterai berkedudukan di Surabaya dan 1 Baterai di Cilandak, Jakarta Selatan). Tahun 1963 Berdasar Skep Pangko no. : 5200.
1 Batalyon Pasinko dipisahkan dari Batalyon Artileri Bantuan Dekat dengan personil 3 – 9 – 85 (97) orang tanpa matrial cikal bakal Batalyon Arsu. Berdasarkan Skep Pangko N0. 10520.2 tanggal 28 Mei 1963 terbentuklah Batalyon Arsu 57 mm KKO-AL. Pada tanggal 22 Agustus 1964 berdasarkan Skep Pangko No. 5401.5 peresmian berdirinya Batalyon Arsu 57 mm oleh Pangko pada tanggal 25 agustus 1964 dalam susunan organisasi KKO-AL. Sesuai dengan perkembangan situasi di tubuh Korps Marinir maka pada tahun 1979 Batalyon Artileri Pertahanan Dekat diubah menjadi Batalyon Artileri Medan Korps Marinir berdasarkan Surat Keputusan Komandan Korps Marinir nomor Skep/14/IV/1979 tanggal 17 April 1979 dengan susunan organisasi sebagai berikut : a. 1 Baterai Markas. b. 3 Baterai Tempur dengan komposisi sbb : 1) Baterai “A” Howitzer 122 mm (Surabaya).
2) Baterai “B” Roket BM 14/17 140 mm (Surabaya). 3) Baterai “C” Komposit Howitzer 122 mm dan Roket BM 14/17 140 mm (Jakarta). Seiring berkembangnya TNI AL termasuk didalamnya pemekaran tugas dan fungsi Korps Marinir maka dibentuklah Resimen Artileri – 1 Marinir terdiri dari Batalyon Artileri Medan Korps Marinir yang diubah menjadi Batalyon Howitzer - 1 Marinir dan Batalyon Roket-1 Marinir serta 1 Batalyon Arhanud Marinir berkedudukan di Surabaya berdasarkan Surat Keputusan KASAL nomor Skep / 08 / III / 2001 tanggal 12 Maret 2001 dengan susunan organisasi sebagai berikut : a. 1 Markas Resimen. b. 1 Kompi Markas. c.
3 Batalyon d. 2 Baterai Bp Brigmar BS Jakarta dengan komposisi sbb. :
1) Baterai “C” Komposit Batalyon Howitzer-1 dan Batalyon Roket -1 Mar.
2) Baterai “C” Batalyon Arhanud-1 Mar. Selanjutnya berdasarkan Keputusan Dankormar Nomor : Skep/72/ VIII/Tanggal 29 Agustus 2001 tentang dibentuknya tabel Organisasi dan Peralatan Detasemen Artileri (Den Art) yang terdiri dari Baterai Armed dan Baterai Arhanud. Dengan adanya perubahan organisasi Resimen Artileri-1 Marinir, maka Detasemen Artileri Jakarta juga melaksanakan Restrukturisasi organisasi dengan membentuk 3 (tiga) Baterai, yaitu : Baterai Howitzer, Baterai Roket dan Baterai Arhanud. Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan KASAL nomor Skep / 03 / II / 2004 tanggal 13 Februari 2004, tentang Likuidasi Brigmar BS, Pembentukan Pasmar-2 dan pembentukan Brigif-3 Mar serta pembentukan Yonif-8 Mar, maka Baterai “C“ Komposit Armed dan Baterai “C” Arhanud dirubah menjadi Resimen Artileri -2 Marinir yang membawahi 3 Batalyon, yaitu : Batalyon Howitzer-2 Marinir, Batalyon Roket-2 Marinir dan Batalyon Arhanud-2 Marinir. Kesatuan ini memiliki tugas pokok membina dan menyediakan kekuatan kemampuan unsur-unsur Resimen Artileri-2 Marinir guna pelaksanaan tugas-tugas Artileri dalam rangka pelaksanaan Operasi Pendaratan Amphibi, Operasi oleh Satuan TNI AL dan atau tugas-tugas Operasi Pertahanan lainnya. Dalam mendukung tugas pokoknya saat ini Menart-2 Mar diperkuat dengan kesenjataan Meriam Howitzer 105 mm buatan Perancis, Roket RM 70 GRAD buatan Ceko, Meriam 37 mm buatan Rusia, BVP 2 Buatan Slovakia, Rudal AL 1 (Strella) buatan Rusia. Berdasarkan Surat Keputusan KASAL nomor Skep / 03 / II / 2004 tanggal 13 Februari 2004, tentang Likuidasi Brigmar BS dan Pembentukan Pasmar – 2 serta pembentukan Brigif – 3 serta pembentukan Yonif – 8 Mar, maka Detasemen Artileri Jakarta yang di dalamnya terdiri dari Baterai “ C “ Komposit Armed dan Baterai C Arhanud dirubah menjadi Resimen Artileri – 2 Marinir yang membawahi 3 ( tiga ) Batalyon, yaitu :
a. Batalyon Howitzer – 2 Marinir.
b. Batalyon Roket – 2 Marinir.
c. Batalyon Arhanud – 2 Marinir.
KOMANDAN RESIMEN ARTILERY DARI MASA KE MASA :
1. Mayor Mar Budiarso (Palakhar)
2. Kolonel Mar Bambang Priambodo (2005-2006)⭐
3. Kolonel Mar Eko Sudianto (2006-2009)
4. Kolonel Mar I Wayan Ariwijaya (2009-2011)⭐
5. Kolonel Mar Rasman, M.Tr.(Han). (2011-2012)⭐
6. Kolonel Mar Novarin Gunawan, S.E., M.M.S., M.Tr. (Han). (2012-2013)⭐
7. Kolonel Mar Edy Prakoso (2013-2014)⭐
8. Kolonel Mar Hermanto, S.E., M.M. (2014-2015)⭐
9. Kolonel Mar Jasiman Purba (2015-2016)
10. Kolonel Mar Aris Setiawan (2016-2017)
11. Kolonel Mar Wahyudi Saputra, S.E. (2017-2019)
12. Kolonel Marinir Wahyudi Saputra, S.E., M.M. (2019)
13. Kolonel Marinir I Wayan Sumariana, S.E. (2019—2020)
14. Kolonel Marinir Ili Dasili, S.E. (2020—2021)⭐
15. Kolonel Marinir Ali Sumbogo, S.E., M.M. (2021-2023)
16. Kolonel Marinir Sunarto (2023-2024)
17. Kolonel Marinir Bastian Setya Laksana Putra, S.E., CTMP (2024 sd. 2025)
18. Kolenel Marinir Aminuddin, M. Tr. Hanla., MM ( 2025 sd.Sekarang)
Resimen Artileri 1 Marinir atau Menart 1 Mar merupakan Komando pelaksana Pasukan Marinir 1 yang bertugas menyelenggarakan pembinaan kemampuan dan menyiapkan kekuatan tempur pasukan pendarat unsur-unsur Artileri Korps Marinir guna pelaksanaan operasi Ampibi, Operasi pertahanan pantai di Pulau-pulau strategis serta tugas-tugas tempur lainnya sesuai kebijakan Komando atas.
Berdasarkan tugas pokok Pasmar 1 maka tugas Resimen Artileri 1 Mar dijabarkan sebagai berikut :
1. Membina dan menyiapkan Satlak-Satlak dijajaran Resimen Artileri 1 Mar untuk mendukung kesiapan Brigade Pendarat.
2. Membina kesiapan, kemampuan dan kekuatan sebagai pendukung Brigade Pendarat cadangan (3 Satlak Resimen Artileri 1 Mar) dalam rangka melaksanakan operasi amfibi, operasi pertahanan dan pengamanan di pulau-pulau strategis dan perbatasan serta tugas-tugas operasi tempur lainnya.
3. Menyiapkan kemampuan dan kekuatan unsur Resimen Artileri untuk memperkuat 1 (satu) BTP BKO PPRC TNI Brigif 1 Mar untuk melaksanakan tugas- tugas bantuan militer/operasi tempur darat dan tugas-tugas lainnya atas perintah.
4. Menyiapkan 1 (satu) Ton BVP-2 untuk melaksanakan tugas pengamanan VVIP
dan obyek vital Nasional yang bersifat strategis.
5. Menyiapkan 1 (satu) SSY untuk tugas perbantuan kepada Polri dan Pemda dalam rangka melaksanakan tugas PAM Ibu Kota dan Bencana Alam.
6. Menyiapkan personelnya untuk tergabung dalam tugas perdamaian dunia, tugas gabungan TNI AL & TNI.
Satuan dibawah RESIMEN ARTILERI 1 MARINIR